"Ketentuan Dan Pembagian Rizki Manusia"

"Ketentuan Dan Pembagian Rizki Manusia"


Pesantren | Miftahul Huda 2 Ciamis,

"Ketentuan Dan Pembagian Rizki Manusia"

بِسْــــــــمِ اللَّــــــــهِ الرَّحْمَــــــــنِ الرَّحِيــــــــمِ
Selama nyawa masih bersemayam di dalam jiwa maka Allah Swt menanggung jawab urusan rizki semua makhluk-Nya. Sebagaimana tersirat di dalam Suroh Hud ayat 6 :
وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُبِينٍ
"Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh)".

Oleh sebab itu tidak boleh ada keraguan, kegelisan hati, berkaitan dengan urusan rizki karena dimana pun kita berada apa pun kondisi kehidupan kita pasti akan di barengi dengan rizkinya. 
Yang harus menjadi kewajiban kita adalah laksanakan semaksimal mungkin apa yang menjadi perintah pemberi rizki yaitu Allah, dibuktikan dengan pengabdian penuh dan upaya yang maksimal. Sebagaimana penjelasan Allah dalam Suroh Thoha ayat 132 : 
وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا ۖ لَا نَسْأَلُكَ رِزْقًا ۖ نَحْنُ نَرْزُقُكَ ۗ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَىٰ
"Perintahkan keluargamu mendirikan sholat dan bersabarlah dalam melakukannya aku tidak memintamu urusan rizki akulah pemberi rizki".

Ada empat jenis rizki yang diberilan Allah kepada kita :
1).Rizki مَضْمُوْنَ (Rizki yang ditanggung jawab) yaitu rizki harian yang diberikan Allah sebagai kekuatan pertahanan tubuh.
2).Rizki مَقْسُوْمُ Rizki yang dibagikan oleh Allah yamg sudah tercatat di lauhil mahfudz dalam bentuk makanan, minuman dan pakaian.Rosulullah Saw menggambarkan rizki ini :
كَمَاقَالَ النَّبِى صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرِّزْقُ مَقْسُوْمٌ مَفْرُوْغٌ مِنْهُ لَيْسَ تَقْوَى تَقِىٍّ بِزَائِدِهِ وَلاَفُجُورَ فَاجِرٌ بِنَاقِصِهِ
"Rizki maksum dicurahkan dari Allah tidak akan bertambah karena ketaqwaan orang yang bertaqwa dan tidak akan berkurangan karena buruknya oramg yang buruk."
3).Rizki مَمْلُوْكُ Rizki yang diberikan Allah dalam bentuk materi duniawi yang melebihi kebutuhan pokok yang di dalamnya ada kewajiban mengeluarkan zakat. Sebagaimana dalam suroh Al-baqoroh ayat 254 :
4).Rizki مَوْعُوْدُ Yaitu rizki yang diberikan Allah sebagai balasan atas ketaqwaan. Sebagaimana penjelasan Allah dalam surah Ath-Thalaq ayat 2-3 :
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا (٢) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَايَحْتَسِبُ (٣)

"Barang siapa yg bertaqwa kepada Allah maka Allah jadikan baginya jalan keluar dan Allah berikan rizki baginya dari jalan yang tidak disangka".

#Catatan :
فَاعْلَمْ أَنَّ الرِّزْقَ أَرْبَعَةُ أَقْسـاَمٍ ؛ مَضْمُوْنٌ , وَمَقْسُوْمٌ , وَمَمْلُوْكٌ , وَمَوْعُوْدٌ.
١).فاَلمـَضْمُوْنُ ؛ هُوَ الغِدَاءُ وَماَ بِهِ قَوَامُ البِنْيَةِ دُوْنَ سَائِرِ الأَسْبَابِ , فَالضَّمَانُ مِنَ اللهِ تَعَالىَ لِهَذَا النَّوْعِ.
٢).وَأَمَّاالرِّزْقُ المـَقْسُوْمُ ؛ فَهُوَ مَاقَسَمَهُ اللهُ سُبْحَانَهُ وَكَتَبَهُ فىِ اللَّوْحِ المَحْفُوْظِ مِمَّايَأْكُلُهُ وَيَشْرَبُهُ وَيَلْبَسُهُ.
٣).وَأمَّا المـَمْلُوْكُ ؛ فَمَايَمْلِكُهُ كُلُّ وَاحِدٍ مِنْ أَمْوَالِ الدُّنْيَا عَلَى حَسَبِ مَاقَدَّرَ اللهُ تَعَالىَ وقَسَمَ لَهُ أَنْ يَمْلِكَهُ وَهُوَ مِنْ رِزْقِ اللهِ تَعَالىَ.
٤).وَأَمَّاالمـَوْعُوْدُ ؛ فَهُوَ مَاوَعَدَ اللهُ بِهِ عِبَادَهُ المُتَّقِيْنَ بِشَرْطِ التَّقْوَى حَلاَلاً مِنْ غَيْرِ كَدٍّ

 

Riyadloh : Malam Senin 
Edisi : 17 Februari 2019
Oleh : KH.Nonop Hanafi


0 Komentar

Tulis Komentar