Diguyur Hujan Seharian, Ponpes Miftahul Huda Kebanjiran

Diguyur Hujan Seharian, Ponpes Miftahul Huda Kebanjiran


Pesantren | Miftahul Huda 2 Ciamis, Akibat curah hujan yang tinggi yang mengguyur sejak Jumat (8/2/2019), tiga pesantren di Kecamatan Jatinegara Kabupaten Ciamis, terendam banjir akibat limpasan air Sungai Cipetungan. Tiga pesantren tersebut meliputi Pesantren Minhajul Ulum, Pesantren Muawwanah dan Pesantren Miftahul Huda II Bayasari.

Dijumpai Koropak, Sabtu (9/2/2019), salah seorang Pengasuh Pesantren Miftahul Huda II Bayasari, KH Nonop Hanapi menuturkan banjir disebabkan curah hujan yang tinggi. Sementara daya tampung Sungai Cipetungan yang tidak memadai akibat pedangkalan sungai selama 15 tahun terakhir. Ini diperparah lagi oleh muara sungai yang menyempit.

"Perlu ada pengerukan atau pelebaran median Sungai Cipetungan sesegera mungkin. Sebab ini menjadi banjir rutin tahunan yang menimpa tiga pesantren. Untuk kepada pemangku kepentingan di Kabupaten, Provinsi dan Pusat agar menyelesaikan banjir tahunan ini. Sebab ada tiga pesantren yang menjadi korban yakni, Pesantren Minhajul Ulum, Pesantren Muawwanah dan Miftahul Huda II Bayasari," kata Nonop.

Menurut Nonop, air menggenangi lantai I asrama putra dan putri dan toko sembako. Para santri diungsikan ke lantai atas. Namun siangnya air menyusut jadi santri bisa aktivitas.
"Tapi kami tetap khawatir terjadi banjir susulan karena cuaca selalu tidak bisa ditebak. Kami berharap masyarakat tidak membuang sampah di sungai agar aliran air tidak tersumbat. Bayangkan sungai yang dangkal ditambah sampah masyarakat, pasti airnya akan naik ke bantaran sungai, " ujar Nonop.

Pesantren penggerak long march Mujahid 212 ini sebelumnya jarang terkena banjir. Namun musim hujan kali ini para santri Mujahid 212 harus berjuang melawan limpasan air banjir.


0 Komentar

Tulis Komentar