Riyadloh Malam Senin
Hikmah di Balik Turunnya Musibah

Riyadloh Malam Senin


Pesantren | Miftahul Huda 2 Ciamis, 

Riyadloh : Malam Senin
Edisi : 30 September 2018
Oleh : KH.Nonop Hanafi
"Hikmah di Balik Turunnya Musibah"
بِسْــــــــمِ اللَّــــــــهِ الرَّحْمَــــــــنِ الرَّحِيــــــــمِ
Ada begitu banyak cara Allah dalam mengungkapkan cinta kepada hambanya atau pun memberi peringatan kepada umat manusia, agar semuanya kembali kepada Allah. Salah satunya dengan cara mendatangkan musibah yang amat dahsyat. Ada beberapa point penting yang patut menjadi perenungan bagi kita dibalik dahsyatnya musibah, diantarany:
1). Akibat perbuatan dosa para elit penguasa, sebagaimana Allah gambarkan dalam suroh Al-isro ayat 16 :
وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيرًا
"Dan apabila kami bermaksud menghancurkan satu negeri maka kami perintahkan elit negeri itu lalu mereka berbuat dosa di negeri itu maka nyata perintah kami untuk negeri itu lalu kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya".
2). Sebagai bentuk pembuktian ancaman Allah ketika sekelompok ummat tidak lagi dekat dengan para ulama dan tidak pernah taubat atas segala dosa, hal itu tergambar dari mafhum ayat suroh Al-anfal ayat 33 :
وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنْتَ فِيهِمْ ۚ وَمَا كَانَ اللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
"Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun".
3). Bentuk pendidikan dari Allah bahwa kiamat pasti terjadi sedangkan bencana atau musibah dahsyat adalah gambaran permulaan dari kiamah yang sebenarnya.
4). Sebagai bentuk penegasan dari Allah bahwa hakikat dunia itu sangatlah kecil, materi yang berlimpah ruah yang membuat orang menjadi sombong dan takabur bisa hilang dalam sekejap mata. Sebagaimana dijelaskan oleh Allah dalam Suroh At-taubah ayat 38 :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَا لَكُمْ إِذَا قِيلَ لَكُمُ انْفِرُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ اثَّاقَلْتُمْ إِلَى الْأَرْضِ ۚ أَرَضِيتُمْ بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا مِنَ الْآخِرَةِ ۚ فَمَا مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا قَلِيلٌ
"Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya bila dikatakan kepadamu: "Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah" kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) diakhirat hanyalah sedikit".
5). Sebagai dalil yang menunjukan akan kekuasaan Allah dan jika Allah berkehendak sesuatu maka seketika akan terbukti, begitulah penjelasan Allah dalam suroh yasin ayat 82:
إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ شَيْئًا أَنْ يَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ
"Sesungguhnya urusannya-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya, Jadilah! Maka jadilah ia"


0 Komentar

Tulis Komentar